Tuesday, 13 February 2018 07:36

Indahnya Alamku dan Sehatnya Hidupku

Indahnya Alamku dan Sehatnya Hidupku Photo by Cegah Narkoba

Lido, Cegahnarkoba - Melestarikan alam sudah merupakan kewajiban kita bersama. Bumi harus selalu kita jaga, salah satu yang dapat kita lakukan adalah dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya sebagai warisan kepada anak cucu kita nanti.

Penanaman pohon selain dapat mencegah banjir dan tanah longsor, juga dapat menjaga udara agar tetap segar. Dengan udara yang segar, tubuh akan menjadi lebih sehat dan bugar. Gerakan pola hidup sehat dapat mengubah perilaku yang tidak baik atau kurang baik menjadi perilaku yang lebih baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan lahan tanah yang kurang produktif menjadi lahan yang lebih produktif dengan menanamkan pohon pada lahan tersebut, serta merawat tanaman tersebut agar tumbuh menjadi kokoh dan kuat.

Perilaku hidup sehat dan positif tersebut juga dilakukan oleh para residen (pasien terapi - red) yang ada di Balai Rehabilitasi, Lido Bogor milik BNN. Para residen dipersiapkan sebaik mungkin agar setelah selesai masa rehabilitasi mereka dapat kembali bergabung dengan masyarakat, serta menjadi pribadi yang lebih baik serta positif. Masyarakat sudah seharusnya menerima mereka agar mereka tidak kembali terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.

Pada acara Penanaman Pohon dan Gerakan Hidup Sehat kali ini, Kepala Badan Narkotika Nasional, Budi Waseso memberikan pesan kepada perwakilan pegawai BNN dan residen, Rabu (7/2), di Balai Diklat BNN, Lido, bahwa menamam pohon bukan hanya sekedar menanam, tapi ada maknanya. Karena dari satu pohon,  satu kehidupan baru akan dimulai, sama seperti pada saat manusia lahir. Ada akar, batang dan daunnya. Diharapkan pohon yang ditanam tersebut akan bermanfat setelah tumbuh besar, bermanfaat baik dari kayunya, sampai keakarnya untuk dibuat obat-obatan atau jamu, begitu juga dengan buahnya. Kemudian pohon itu akan terus tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang baru.

“Begitupula bagi residen, jangan berkecil hati. Belajarlah dari pengalaman masa lalu yang tidak baik agar menjadi cambuk untuk kedepannya jangan sampai masuk ke lubang yang sama untuk kedua kalinya. Narkotika yang menyerang ibarat pohon adalah akarnya, manakala akarnya rusak, maka tidak akan tumbuh, berkembang, apalagi bermanfaat”, tutur Budi Waseso.

Lebih lanjut, Budi Waseso menyampaikan permasalahan narkotika bukan hanya masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap, tapi intinya adalah bagaimana satu negara bisa menguasai satu negara lainnya dengan menghancurkan generasi penerusnya. Kita adalah generasi yang akan datang, generasi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menyangkut gambaran Indonesia dimasa depan. Jika sudah menyadari itu, jangankan menggunakan narkotika, merusak diri saja pasti kita tidak akan mau. Rugi bagi kita apabila tidak ikut berperanserta dalam membangun negara dan tidak bermanfaat bagi negara ini. Maka dari itu, jangan sekali-kali kita berbuat sesuatu yang merugikan diri sendiri. (yul)

#stopnarkoba #cegahnarkoba #sehattanpanarkoba #kerentanpanarkoba #sobatcegah

Read 435 times
Login to post comments
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…