Tuesday, 26 June 2018 08:19

International Day Againts Drug Abuse And Illicit Trafficking 2018

International Day Againts Drug Abuse And Illicit Trafficking 2018 Photo by Cegahnarkoba

World Drug Report 2018 (WDR 2018) adalah rujukan update kondisi dan situasi terkini dari anggota PBB yang dihimpun dari laporan ARQ (Annual Report Questionairre) semester dan tahunan ditiap negara termasuk BNN.

Data dalam laporan ini memotret kondisi tahun lalu yang bisa dijadikan estimasi untuk kebijakan P4GN di setiap negara. Naik dan turunnya kondisi penyalahgunaan narkotika akan mengubah kebijakan dan strategi suatu negara untuk menghadapinya.

Laporan UNODC yang di sampaikan oleh Collie P. Brown Country manager (UNODC Indonesia). Terjadi peningkatan pengguna narkoba khususnya bagi anak muda. Disampaikan oleh UNODC bahwa 4 (empat)dari 10 (sepuluh) anak muda di seluruh dunia yang berusia kurang dari 25 tahun sudah menjadi penyalahguna narkoba.

Sementara itu pengguna perempuan juga mengalami peningkatan daripada pengguna laki-laki. Jumlah tahanan perempuan mencapai 714.000 orang. Disebutkan juga bahwa perempuan mengalami resiko gangguan lebih tinggi daripada laki-laki.

Penggunaan narkoba jenis kokain mengalami tren peningkatan di Asia Tenggara. Hal ini dipengaruhi oleh ketersediaan dan permintaan secara keseluruhan terhadap kokain, yang kemudian menciptakan pasar-pasar baru di kawasan ini.

Ancaman penyelundupan narkoba di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, tak bisa dilepaskan dari keberadaan sindikat narkoba di  golden triangle (segitiga emas), yang meliputi negara Thailand, Laos, dan Myanmar. Penyelundup dari tiga negara ini memang secara aktif mengedarkan narkoba, khususnya jenis kokain dan heroin.

Oleh karena itu perlu penanganan dengan cara menekan prevalensi penyalahguna narkoba sehingga pasar penyalahguna narkoba tidak berkembang. Kawasan Golden Triangle (segitiga emas) perlu ditangani karena merupakan pemasok narkotika jenis sabu dan heroin.

Indonesia yang diwakili oleh Deputi Rehabilitasi, Diah Setia Utami melaporkan tentang kondisi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Prevalensi pengguna menunjukan penurunan dari 2,2 persen tahun 2014 menjadi 1,7 persen pada tahun 2017.

Pada bidang rehabilitasi Indonesia memiliki pusat Rehabilitasi yang terletak Lido Jawa Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara.

Untuk melindungi generasi muda, permasalahan narkoba sudah dimasukan dalam kurikulum mulai tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi.

Yang menjadi permasalahan adalah meningkatnya jumlah pengguna perempuan.  Di indonesia presentase pengguna perempuan mengalami kenaikan, dimana pada tahun 2014 sebesar 14 persen kemudian mengalami  peningkat 22,5 persen  ditahun 2017.

Sedangkan faktor penyalahgunaan pada anak muda  dimulai dari ketidaktahuan mereka tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Pengawasan orang tua yang longgar menyebabkan anak muda mencoba menggunakan obat batuk atau lem (termasuk obat keras) untuk merasakan sensasi euforia. (osc/ilham)

#HANI2018 #ListenFirst #WorldDrugDay #stopnarkoba #cegahnarkoba

Read 64 times
Login to post comments
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…