yono

yono

Page 1 of 9

Lido, Cegahnarkoba - Melestarikan alam sudah merupakan kewajiban kita bersama. Bumi harus selalu kita jaga, salah satu yang dapat kita lakukan adalah dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya sebagai warisan kepada anak cucu kita nanti.

Penanaman pohon selain dapat mencegah banjir dan tanah longsor, juga dapat menjaga udara agar tetap segar. Dengan udara yang segar, tubuh akan menjadi lebih sehat dan bugar. Gerakan pola hidup sehat dapat mengubah perilaku yang tidak baik atau kurang baik menjadi perilaku yang lebih baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan lahan tanah yang kurang produktif menjadi lahan yang lebih produktif dengan menanamkan pohon pada lahan tersebut, serta merawat tanaman tersebut agar tumbuh menjadi kokoh dan kuat.

Perilaku hidup sehat dan positif tersebut juga dilakukan oleh para residen (pasien terapi - red) yang ada di Balai Rehabilitasi, Lido Bogor milik BNN. Para residen dipersiapkan sebaik mungkin agar setelah selesai masa rehabilitasi mereka dapat kembali bergabung dengan masyarakat, serta menjadi pribadi yang lebih baik serta positif. Masyarakat sudah seharusnya menerima mereka agar mereka tidak kembali terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.

Pada acara Penanaman Pohon dan Gerakan Hidup Sehat kali ini, Kepala Badan Narkotika Nasional, Budi Waseso memberikan pesan kepada perwakilan pegawai BNN dan residen, Rabu (7/2), di Balai Diklat BNN, Lido, bahwa menamam pohon bukan hanya sekedar menanam, tapi ada maknanya. Karena dari satu pohon,  satu kehidupan baru akan dimulai, sama seperti pada saat manusia lahir. Ada akar, batang dan daunnya. Diharapkan pohon yang ditanam tersebut akan bermanfat setelah tumbuh besar, bermanfaat baik dari kayunya, sampai keakarnya untuk dibuat obat-obatan atau jamu, begitu juga dengan buahnya. Kemudian pohon itu akan terus tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang baru.

“Begitupula bagi residen, jangan berkecil hati. Belajarlah dari pengalaman masa lalu yang tidak baik agar menjadi cambuk untuk kedepannya jangan sampai masuk ke lubang yang sama untuk kedua kalinya. Narkotika yang menyerang ibarat pohon adalah akarnya, manakala akarnya rusak, maka tidak akan tumbuh, berkembang, apalagi bermanfaat”, tutur Budi Waseso.

Lebih lanjut, Budi Waseso menyampaikan permasalahan narkotika bukan hanya masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap, tapi intinya adalah bagaimana satu negara bisa menguasai satu negara lainnya dengan menghancurkan generasi penerusnya. Kita adalah generasi yang akan datang, generasi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menyangkut gambaran Indonesia dimasa depan. Jika sudah menyadari itu, jangankan menggunakan narkotika, merusak diri saja pasti kita tidak akan mau. Rugi bagi kita apabila tidak ikut berperanserta dalam membangun negara dan tidak bermanfaat bagi negara ini. Maka dari itu, jangan sekali-kali kita berbuat sesuatu yang merugikan diri sendiri. (yul)

#stopnarkoba #cegahnarkoba #sehattanpanarkoba #kerentanpanarkoba #sobatcegah

Jakarta, Cegahnarkoba  -  Komunitas Garing VidGram merupakan sekumpulan generasi muda Sekolah Menengah Atas yang berkumpul memberikan kreasi diantaranya video bergenre komedi. Walaupun baru 1 tahun terbentuknya, anggota didalam nya pun memiliki kemampuan handal untuk menghibur banyak orang dengan cara memberikan video - video lucu.

Kunjungan Komunitas Garing VideoGram di CNS Radio, lantai 3, kantor Badan Narkotika Nasional  (BNN), Jakarta Timur, Kamis (07/9) sore, Ismail beserta 2 orang temannya yaitu Feri dan Rena selaku kordinator guna memberikan contoh kepada generasi muda lainnya untuk berkreasi melalui hobby dapat mengurangi penyalahgunaan narkoba.

"Jika menyalurkan hobby ke arah positif dapat memberikan effect  besar terutama untuk generasi muda seperti kita, lingkungan sekolah rawan akan bahaya narkoba dan masih banyak teman - teman ingin masih mencoba hal baru yaitu mencicipi barang haram" tutur Feri.

Rena menyatakan menjadi sasaran yaitu pemuda,  karena para pemuda menjadi penerus atau pemimpin bangsa Indonesia. Oleh karena itu, saya sangat mendukung pihak BNN gencar penangkapan dan penggrebekkan guna memberantas para tersangka pengguna, pengedar narkoba. Narkoba menjadi salah satu bumerang bagi bangsa Indonesia, dengan melakukan banyak kegiatan akan terhindar dari hal negative.

Peran keluarga salah satu bagian terpenting dalam memberikan pengaruh bahkan diri sendiri pun harus lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Saling menghargai dan mengarahkan guna membentuk karakter agar tidak menyentuh barang haram. Pihak BNN selalu mengadakan penyuluhan bahkan seminar terhadap lingkungan masyarakat, kampus, perusahaan serta komunitas. (wijik)

#stopnarkoba

Jakarta, Cegahnarkoba  -  Komunitas Into The Light merupakan sebuah komunitas bergerak dengan tema Kesehatan Jiwa khususnya Pencegahan Bunuh Diri. Pada tahun 2013 terbentuklah komunitas ini awalnya hanya kelompok kerja kepanitiaan disebuah Universitas namun Deni selaku Founder beserta teman - teman dari komunitas Into The Light mempunyai ketertarikan yang sama dalam memberikan Pencegahan terhadap orang - orang guna ingin bunuh diri.

Lebih baik memberikan bantuan, hapuskan stigma dalam diri dan mengembangkan kepekaan terhadap sekitar. Banyak faktor dalam kasus ingin bunuh diri misalnya ketika orang tersebut merasakan kesepian yang berlebih, krisis eksistensial, dan penyakit. Melalui email, Applikasi Line dan bertemu secara langsung menjadi langkah awal guna meringankan masalah yang sedang di hadapinya.

Kunjungan Komunitas Into The Light di CNS Radio, lantai 3, kantor Badan Narkotika Nasional  (BNN) Senin (11/09) sore, Eka seorang Psikolog mencangkup anggota dari komunitas Into The Liight. 10 September 2017 ini adalah Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia “Luangkan Satu Menit, Mengubah Satu Kehidupan“. Saya, Anda, kita, dan mereka dapat berpartisipasi untuk mendengar satu sama lain. Bersama, kita dapat saling membantu untuk meringankan beban dan menyelamatkan nyawa.

Eka mengungkapkan bahwa Indonesia sudah darurat narkoba, di era 90 an sudah menjadi trend namun untuk sekarang lebih kepada 'Pelarian' ketika dimana seseorang tidak sanggup untuk menyelesaikan masalahnya dan menggunakan narkoba menjadi salah satu solusi nya. Penyalahgunaan narkoba mengakibatkan effect bagi dirinya sendiri, sosial maupun lingkungan.

Di usia muda sekalipun sudah terpapar dengan penyalahgunaan narkoba, diperlukan adanya pendekatan secara personal baik pengguna maupun penyalahguna agar lebih clear. Effect narkoba pun tidak hanya memberikan pengaruh terhadap fisiknya saja tetapi sebenarnya apa penyebab orang tersebut memakai narkoba? Lanjut Eka

Sekarang, adalah saatnya kita mengembangkan potensi kita sebagai makhluk sosial dengan belajar untuk mendengar dan menyimak kehidupan sesama. Lebih aware tentang penyalahgunaan narkoba di era globalisasi karena setiap nyawa sangat berharga, mari kita mulai hapus stigma, peduli sesama dan sayangi jiwa. (wijik)

#stopnarkoba

Jakarta, Cegahnarkoba – Badan Narkotika Nasional Bidang Pencegahan tidak henti-hentinya bersosialisasi mendatangi masyarakat, kali ini BNN ikut meramaikan acara Indonesia Juara yang diselenggarakan oleh Komunitas Backpacker Jakarta di Bumi Perkemahan Cibubur. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-4 komunitas Backpacker Jakarta.

Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (9/9) dan Minggu (10/9), ini juga memiliki daya tarik lainnya yang menarik perhatian para peserta acara. Adalah sebuah mobil sosialisasi BNN yang diletakkan ditengah-tengah stage area, yang didalamnya berisi pengetahuan mengenai jenis-jenis narkotika. Selain itu, pengunjung juga bisa berkonsultasi langsung dengan pegawai BNN yang hadir disana.

Bersamaan dengan diadakannya acara ini, BNN sekaligus CNS Radio juga memberikan rkan penyuluhan kepada para peserta serta komunitas-komunitas yang hadir mengenai bahaya narkoba. CNS Radio melakukan beberapa kegiatan bersama peserta acara. Mulai dari kuis-kuis seputar narkoba, sampai pemberian hadiah berupa gelang USB, dan sticker. Kegiatan yang dilakukan oleh CNS Radio ini bertujuan untuk menarik para pengunjung untuk ikut mendengarkan CNS Radio dan menegaskan kepada mereka bahwa CNS Radio bukanlah radio yang kaku, namun sangat mengikuti trend saat ini.

Tidak hanya sekedar hiburan, tetapi tujuan diadakan kegiatan ini juga untuk mensosialisasikan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat. Diharapkan semoga sosialisasi narkoba seperti ini sering dilakukan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadikan reminder untuk tidak menggunakan narkoba. (andien)

#stopnarkoba

Maluku Utara, Cegahnarkoba – Kedatangan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Drs. Budi Waseso  di Maluku Utara  (MALUT) di dampingi oleh Deputi Bidang Pencegahan Irjen Pol. Ali Johardi beserta rombangan dalam rangka kunjungan kerja, menobatkan 150 orang Relawan Anti Narkoba terdiri dari perwakilan Birokrasi, Pemerintah Provinsi Kota Ternate, pelajar dari SMP dan SMA, Ormas, tokoh masyarakat dan Perangkat Masyarakat Adat dari Kesultanan Ternate,  pada Kamis (07/9) yang lalu.

“Negara Kita memiliki pulau-pulau dan juga banyak memiliki pelabuhan-pelabuhan sehingga kita bangun kekuatan masyarakat dengan membentuk Relawan Anti Narkoba dari seluruh unsur baik masyarakat biasa, pelajar mulai dari SD sampai Perguruan Tinggi, pegawai, dan pemuda dengan harapan semua punya peran dalam mengatasi masalah narkoba di wilayah masing-masing,” ujar Budi Waseso, pada acara Gebrak Maluku Utara yang dihadiri oleh wakil Gubenur MALUT, Ir. H. M Natsir Thaib dan tokoh masyarakat.

Para relawan ini mendapatkan sertifikat dan teregister dengan nomor identitas dari BNN.

Pemberian Gelar Adat Kesultanan Tidore

Kesultanan Tidore memberikan gelar “Bobata Ahli Kompenia Nyili Gulu-Gulu” yang artinya Pemangku Ahli Bidang Keamanan Wilayah Jauh Kesultanan Tidore, diberikan kepada Komjen Pol. Budi Waseso.

“Penghargaan dan hormat setinggi-tingginya karena kehadiran seorang tokoh yang berjuang untuk bangsa dalam pemberantasan narkoba sehingga amanat ini dapat dijalankan untuk keselamatan bangsa”, Ujar Sultan Tidore H. Husain Syah pada upacara pemberian gelar di Kedaton Kesultanan Tidore, Kamis (07/09) yang lalu.

Dengan menggunakan baju adat Tidore, Komjen Pol. Budi Waseso menyampaikan dengan mendapatkan penghargaan dari kesultanan bertambahlah tugas sebagai Kepala BNN, seraya mengucapkan terima kasih.

Lebih lanjut Budi Waseso menegaskan ancaman negara jika tidak ditangani dengan serius maka hilang generasi, sehingga aparatur negara yang mengemban tugas. Campur tangan masyarakat Tidore, kedepan menjadi contoh bagi wilayah lain sebagai wilayah yang kuat dalam menangkal ancaman narkoba yang dapat menghancurkan bangsa. (yuli)

#stopnarkoba

Surabaya – Cegahnarkoba, Sebanyak 150 Aparatur Sipil Negara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada hari Kamis (24/8) diberikan pemahaman dan wawasan bahaya laten narkoba padan acara Sosialisasi Anti Narkoba di Harris Hotel & Convention Gubeng Surabaya.

Ketua Panitia Penyelenggara, Budianto mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi narkoba ini merupakan sebuah upaya untuk memberikan wawasan kepada seluruh Aparatur tentang bahayanya narkoba bagi kehidupan dan masa depan mereka.

"Kita berharap agar seluruh aparatur kita dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba," ujar Budi

Adapun sosialisasi yang mengambil tema Tanpa Narkoba Kita Wujudkan 3S + 1C ( Safety, Security, Service dan Compliance) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara ini diisi oleh Ibu Yunis Direktur Advokasi dari Badan Narkotika Nasional dan Bapak Hari Kriswanto Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Kementerian Perhubungan.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya yang intens dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan untuk menekan jumlah penyalahgunaan narkoba dilingkup Aparatur Sipil Negara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, sebelumnya pada tanggal 15 Agustus 2017 Museum Rekor Indonesia menganugerahkan Otoritas Bandara Soekarno Hatta atas upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba dengan melantik 1000 awak pesawat menjadi duta anti narkoba. (Guntur)

#stopnarkoba

Page 1 of 9
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…